Tampilkan postingan dengan label OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan

Naas, Rio Haryanto Menabrak Tembok Pembatas di Tes F1 Barcelona 2016

Naas, Rio Haryanto Menabrak Tembok Pembatas di Tes F1 Barcelona 2016
Insiden naas menimpa Rio Haryanto di Tes F1 Barcelona 2016. Insiden tersebut terjadi saat Rio Haryanto mengikuti tes pra-musim F1 hari ke-4 di sirkuit Catalunya, mobil Rio menabrak tembok pembatas hingga mengakibatkan bendera merah dikibarkan.

Mobil Rio Haryanto melintir dan menabrak tembok pembatas (Foto: Twitter @WilliamEslerF1)
Mobil Rio Haryanto melintir dan menabrak tembok pembatas (Foto: Twitter @WilliamEslerF1)
Mobil MRT05 yang digunakan Rio tergelincir saat dilakukan pengereman di tikungan keempat, dekat dengan insiden tergelincirnya Rio pada tes hari ke-3.

Dalam insiden ini Rio tidak mengalami cidera yang berarti karena sesaat setelah terjadi tabrakan Rio segera melompat keluar. Sementara mobilnya dikabarkan rusak  dalam insiden tersebut.

Bendera merah sempat dikibarkan selama lebih dari 10 menit untuk mengevakuasi mobil MRT05 dan membawanya kembali ke pit. Mobil tersebut harus diperbaiki di 2 jam sisa tes pramusim hari ke-4 di Barcelona.

Untuk sementara Rio Haryanto berhasil merangsek ke posisi 10 dengan catatan waktu 1 menit 28,266 detik. Posisi tersebut tepat di depan Felipe Massa dan Fernando Alonso.

Berikut adalah hasil sementara Tes Pramusim F1 Barcelona hari ke-4 :

1. Kimi Raikkonen Finland (Ferrari-Ferrari) 58 lap 1m 23,477s
2. Daniil Kvyat Russia (Red Bull-TAG-Heuer) 70 lap 1m 24,815s
3. Kevin Magnussen Denmark (Renault-Renault) 123 lap 1m 25,263s
4. Max Verstappen Netherlands (Toro Rosso-Ferrari) 87 lap 1m 26,393s
5. Alfonso Celis Mexico (Force India-Mercedes) 59 lap 1m 25,874s
6. Felipe Nasr Brazil (Sauber-Ferrari) 82 lap 1m 26,053s
7. Nico Rosberg Germany (Mercedes-Mercedes) 42 lap 1m 26,212s
8. Lewis Hamilton Britain (Mercedes-Mercedes) 99 lap 1m 26,295s
9. Esteban Gutierrez Mexico (Haas-Ferrari) 82 lap 1m 29,802s
10. Rio Haryanto Indonesia (MRT-Mercedes) 51 lap 1m 28,266s
11. Felipe Massa Brazil (Williams-Mercedes) 33 lap 1m 28,648s
12. Fernando Alonso Spain (McLaren-Honda) 3 lap No time

rujukan:
http://www.mesinbalap.com/read/29294/waduh-rio-haryanto-tabrak-tembok-pembatas-di-tes-f1-barcelona-2016

Uber MOTO, Ojek Online Pesaing Grab Bike dan Go-Jek

Uber MOTO, Ojek Online Pesaing Grab Bike dan Go-Jek


Apa itu UberMOTO? UberMOTO adalah layanan Ojek Online dari Uber dimana Uber akhirnya memasuki perang ojek dengan meluncurkan layanan ojek onlinenya di Thailand.

Perusahaan itu menyatakan memilih untuk meluncurkan layanan ojek onlinenya yang bernama UberMOTO di Bangkok, di mana lebih dari 1.500 mobil baru di jalanan setiap hari dan rata-rata perjalanan sehari-hari memakan waktu dua jam. kemacetan yang telah membuat moto-taksi bentuk umum transportasi di Bangkok, mencatat Uber.

Sementara fokus awal UberMOTO ini di Bangkok, layanan dirancang untuk semua pasar negara berkembang. Ini berarti Uber dapat mengambil layanan ke negara-negara tetangga seperti Vietnam dan Indonesia.

Pesaing UberMOTO seperti GrabBike sudah hadir di semua tiga pasar, sementara Sequoia yang didukung Go-Jek sekarang mendominasi pasar Indonesia.

Menandai peluncurannya di Bangkok, Uber bermitra dengan Polisi Lalu Lintas Thailand (Thai Traffic Police) dan Head Awareness Club untuk selalu melakukan penekanan pada keselamatan.

Kota ini mengharuskan semua driver sepeda motor dan pengendara untuk memakai helm sehingga UberMOTO akan membuatnya tersedia untuk setiap penumpang.

Uber mengatakan fitur keselamatan yang biasa juga disediakan seperti pelacakan GPS, sistem umpan balik dua arah, dan kemampuan untuk berbagi rincian perjalanan.

Tarif UberMOTO di Bangkok mulai dari US $ 0,28 + US $ 0,1 per kilometer + US $ 0,02 per menit. Tarif minimum adalah US $ 0,28.

Dikonversi dari mata uang bath Thailand. US $ 1 = ฿ 35,71.

rujukan:
https://www.techinasia.com/uber-launches-motorbike-service-ubermoto

Telat Bayar Pajak STNK Bisa Kena Tilang Saat Razia

Telat Bayar Pajak STNK Bisa Kena Tilang Saat Razia

"STNK yang pajaknya telat dibayarkan bakal kena tilang, karena itu sudah ada peraturannya,” ujar Condro Kirono, usai peresmian Safety Riding Center Astra Motor, di Yogyakarta, Jumat 8 Mei 2015.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen. Pol. Condro Kirono, yang menyatakan bahwa Petugas Polri berwenang lakukan penindakan kendaraan yang belum membayar pajak kendaraannya atau sering disebut 'pajak mati' (terlambat).

Rumor yang sering berkembang di masyarakat adalah polisi tidak mempunyai kewenangan untuk menindak pengendara yang kedapatan pajak STNKnya belum dibayar atau STNKnya sudah mati. Tentu saja rumor yang masih belum jelas ini harus diluruskan kembali, karena ternyata polisi mempunyai kewenangan untuk menilang pengendara yang memiliki pajak kendaraan atau STNK mati.

Penjelasan lain juga disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Risyahpudin Nursyin melalui Ka. Subbag Tekinfo TMC Polda Metro Jaya, Kompol Purwono Takasihaeng. Dikatakan, pengendara harus bisa menunjukan STNK yang sah ketika berkendara. Pengesahan yang dimaksud adalah ketika membayar pajak setiap satu tahun sekali.

"Dalam satu tahun sekali, STNK harus disahkan oleh Polri. Silakan lihat di STNK masing-masing, ada 4 (empat) kotak yang harus distempel setiap tahun." ujarnya, Jumat, (12/02/2016).

Penjelasan lain juga disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Risyahpudin Nursyin melalui Ka. Subbag Tekinfo TMC Polda Metro Jaya, Kompol Purwono Takasihaeng. Dikatakan, pengendara harus bisa menunjukan STNK yang sah ketika berkendara. Pengesahan yang dimaksud adalah ketika membayar pajak setiap satu tahun sekali.

Baca juga:
Beginilah Penampakan Gereja Setan Di KolombiaKisah Gadis Bernama RAHAMA HARUNA, Gadis Yang Hidup DALAM BASKOM

"Dalam satu tahun sekali, STNK harus disahkan oleh Polri. Silakan lihat di STNK masing-masing, ada 4 (empat) kotak yang harus distempel setiap tahun." ujarnya, Jumat, (12/02/2016).

Lebih lanjut Purwono menjelaskan, berdasarkan Undang Undang Negara Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009, diantaranya pada Pasal 288 ayat (1), "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan dengan tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor (STCK) yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp. 500.000,00 (Lima Ratus Ribu Rupiah)."

Ditambah lagi dengan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor. Pasal 37 ayat (2) yang berbunyi,

"STNK berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor." 

Dan ayat (3) yang berbunyi,

"STNK berlaku  selama 5 (lima) tahun sejak tanggal  diterbitkan pertama kali, perpanjangan  atau pendaftaran mutasi dari luar  wilayah regident dan harus dimintakan pengesahan setiap tahun."

"Mengacu pada aturan tersebut, STNK dinyatakan belum sah jika pajaknya belum dibayarkan dan Petugas Polri dapat melakukan penindakan. Saran saya, sebagai Warga yang baik, patuhi peraturan lalu lintas dan taat membayar pajak," tutupnya. (TMC Polda Metro Jaya)

Jadi untuk para netizen diharapkan membayar pajak STNK tepat waktu dan sampai kejadian kena tilang polisi pada saat razia di jalan raya gara-gara telat membayar pajak STNK.

rujukan:
http://wim.tmcpoldametro.net/2016/02/telat-bayar-pajak-kendaraan-polri.html

Mengenal Sosok Rio Haryanto, Pembalap F1 dari Indonesia

Mengenal Sosok Rio Haryanto, Pembalap F1 dari Indonesia

Rio Haryanto adalah putra terbaik bangsa Indonesia dalam ajang balap Formula One atau F1. Pembalap muda ini menjadi berita hangat di berbagi media massa. Tidak terkecuali di INFO MEDIA MASSA akan mengulas siapa sosok Rio Haryanto yang fenomenal ini.

Rio Haryanto lahir pada tanggal 22 Januari 1993 di Solo, Jawa Tengah. Rio merupakan seorang pembalap berkebangsaan Indonesia yang kini membalap di ajang Formula Satu bersama tim Manor. Sebagai pembalap asal Indonesia pertama yang bisa membalap di level GP2, Rio memiliki pendukung yang sangat besar. Rio juga adalah pembalap Indonesia pertama dalam sejarah yang bisa menjajal mobil Formula Satu. Ia juga disebut sebagai salah satu pembalap muda yang berpotensi menjadi wakil Asia di ajang Formula Satu pada masa depan.

Pada tahun 2011, Rio berpartisipasi di ajang GP3 Series bersama tim Marussia Manor Racing dan di seri Auto GP bersama tim Driot-Arnoux Motorsport (DAMS). Dia mengawali kariernya di balap gokart pada tahun 2002 dengan Juara Nasional Go-kart kelas kadet.

Pada tanggal 18 Februari 2016, Manor Racing selaku tim balap F1, resmi mengumumkan Rio Haryanto menjadi pembalapnya untuk musim 2016 mendampingi Pascal Wehrlein. Rio sekaligus menjadi pembalap Indonesia pertama yang berkiprah di ajang bergengsi tersebut.

Selain sebagai pembalap, sosok Rio Haryanto juga merupakan sosok yang religius. Disetiap balapan Rio tidak lupa menyempatkan berdoa, bahkan di mobilnya tertempel surat Ayat Kursi. Keseharian Rio sebagai seorang muslim Rio selalu sholat tahajud pada sepertiga malam, hal inilah yang patut dicontoh dari seorang Rio.

Salah satu yang membuatnya disanjung-sanjung adalah kebaikannya membangun pondok pesantren dan panti asuhan untuk anak yatim piatu di Solo. Harapannya, pondok pesantren dan panti asuhan tersebut bisa memberikan kontribusi yang baik bagi anak-anak di daerah Solo.

rujukan :
https://id.wikipedia.org/wiki/Rio_Haryanto

Mengintip Mobil Angkot / Angkutan Listrik Indonesia dari Bandung

Mengintip Mobil Angkot / Angkutan Listrik Indonesia dari Bandung

Mobil angkutan atau angkot berbahan bakar listrik atau electric car ini dikembangkan oleh LKSK ITB. LKSK ITB sendiri adalah kepanjangan dari Laboratorium Kendali dan Sistem Komputer Institut Teknologi Bandung Meski masih bersifat prototipe atau pengembangan, tapi mobil ini terlihat begitu keren dan canggih. Dengan tampilan body berwarna merah yang terlihat gagah dan menawan, didalamnya tertanam sistem yang canggih.

Jika dibandingkan dengan angkot pada umumnya, INFO MEDIA MASSA menilai angkot ini terlihat lebih bernilai. Angkot berbahan listrik tentu lebih ramah lingkungan. Menilik dashboard depan, speedometer pada angkot ini terlihat menggunakan layar LCD seperti tablet atau smartphone. Disampingnya berjajar 2 LCD yang bisa dipergunakan untuk keperluan navigasi maupun untuk hiburan ( terlihat pada layar LCD menampilkan laman youtube ).



Tak salah jika karya anak bangsa yang satu ini dikembangkan lebih lanjut. Sehingga di kemudian hari angkot-angkot di Indonesia bisa berbahan listrik dan tidak tergantung dengan bahan bakar fosil ( BBM ).

Foto selengkapnya angkot listrik karya LKSK ITB:













rujukan:
https://www.facebook.com/LSKK-Institut-Teknologi-Bandung-131358946922081/?fref=ts

VIDEO PILIHAN